PH Dens Vision Multimedia Bekerjasama dengan Wahana Pictures meluncurkan Karya Terbarunya berjudul Dukun Magang , mengangkat Kisah Tetang : Mahasiswa Skeptis yang Terjebak dalam Dunia Mistis ,ketika Sedang menyusun Tugas Akhir.
PH Dens Vision Multimedia Bekerjasama dengan Wahana Pictures meluncurkan Karya Terbarunya berjudul Dukun Magang , mengangkat Kisah Tetang : Mahasiswa Skeptis yang Terjebak dalam Dunia Mistis ,ketika Sedang menyusun Tugas Akhir.
Jakarta,2 Juni 2026
Movie Review Jakarta.
Apa jadinya jika seorang mahasiswa yang sangat skeptis dan anti-mistis justru harus terjun ke sarang dukun demi mengejar gelar sarjana?
Premis unik inilah yang diangkat dalam film komedi horor terbaru, Dukun Magang, yang dijadwalkan meneror sekaligus membuat Tertawa Penonton penonton di bioskop mulai 18 Juni 2026.
Disutradarai oleh Chiska Doppert dan di bawah bendera Dens Vision Multimedia dan Wahana Pictures, Dukun Magang menjanjikan ramuan segar yang mencampurkan ketegangan ritual gaib dengan bumbu komedi situasi yang mengocok perut.
Dibintangi oleh :
Jefran Nathanio sebagai:Raka
Hanna Sarawati sebagai Sekar
Adi Sudirja sebagai Mbah Djambrong
Fajar Nugros sebagai Boiman
Mo Sidik sebagai Arif.
Yan Patroman
Salsabila Zahra
Wira Nagara
Mang Osa
SINOPSIS:
Mengisahkan Tentang Raka ( Jefran Nathanio) seorang Mahasiswa Tingkat Akhir yang terjepit situasi keadaan . Disebabkan karena Skripsinya Sedang ditolak Oleh Dosen Pembimbing Arief ( Mo Sidik) Raka Nekat mengambil Judul Penelitian yang paling dia benci : Dunia Pedukunan.Raka, mahasiswa yang cuma ingin cepat lulus skripsi, mendadak harus menjalani “magang” jadi dukun di Desa Kalimati bersama Mbah Djambrong, sosok dukun legendaris yang disegani warga. Semua bermula ketika Sekar, mahasiswi cerdas asal Kalimati, membawa Raka kembali ke kampung halamannya untuk membantunya memahami tradisi keluarga yang penuh misteri.
Namun keadaan berubah kacau saat mereka tanpa sengaja membebaskan Kuntilanak Hitam yang sudah dikurung selama 12 tahun. Teror pun mulai menghantui desa, membuat Raka yang sama sekali tidak punya pengalaman mistis dipaksa belajar ilmu perdukunan dalam waktu singkat.
Di tengah situasi penuh kekacauan, Raka harus menghadapi berbagai kejadian absurd, menegangkan, sekaligus lucu. Bukan cuma melawan makhluk gaib, ia juga terjebak dalam intrik orang-orang yang ingin memanfaatkan kemampuan.
Perjalanan Raka berubah jadi petualangan horor-komedi yang penuh teror dan kejutan. Kini, mahasiswa paling tidak siap itu harus membuktikan apakah dirinya mampu menjadi “dukun magang” yang bisa menyelamatkan Desa Kalimati dari ancaman Kuntilanak Hitam.
Ditemani oleh Ditemani sahabatnya yang penakut, Boiman (Fajar Nugra), dan Sekar (Hana Saraswati) yg gadis asli desa yang paham tradisi, Raka berangkat ke Desa Kalimati.
Sang aktor utama, Jefan Nathanio mengaku tantangan terbesar memerankan Raka bukan hanya soal akting, melainkan perjuangan di lokasi syuting.
Tantangan terbesar itu waktu syuting yang padat di luar kota. Kita enggak pernah tahu cuaca bakal seperti apa, itu lumayan menguras energi. Tapi selebihnya, prosesnya enjoy banget," kata Jefan dalam keterangan resmi.
Di sisi lain, Hana Saraswati yang memerankan Sekar, merasa karakternya sangat spesial karena menjadi jembatan antara logika modern dan tradisi.
Sekar melihat dunia mistis bukan untuk ditakuti, tapi sebagai bagian dari kehidupan yang harus dihargai.Ucapnya.
Semua komedi sudah 'matang' saat reading. Jadi pas syuting, saya tinggal fokus ke akting dan pembawaan karakter saja," imbuh Fajar.
Naskahnya sendiri di Tulis oleh tiga penulis berbakat : Endik Koeswoyo, Mo Sidik, dan Adi Nugroho.
Dukun Magang membawa pesan tentang arti persahabatan, keberanian menghadapi ketakutan, dan bagaimana manusia seharusnya bersikap terhadap warisan tradisi yang berada di luar batas nalar.
Yuni Maharti media Movie Review Jakarta email ymaharti845@gmail.com Posisi Ketua redaksi
pesan tentang arti persahabatan, keberanian menghadapi ketakutan, dan bagaimana manusia seharusnya bersikap terhadap warisan tradisi yang berada di luar batas nalar.