Has Picture Meluncurkan Karya Terbarunya Film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, Hadirkan Horor Psikologis.Dengan Merekrut Irish Bella sebagai Eksekutif Produser
Has Picture Meluncurkan Karya Terbarunya Film Dosa: Penebusan atau Pengampunan, Hadirkan Horor Psikologis.Dengan Merekrut Irish Bella sebagai Eksekutif Produser.
Jakarta, 9 Mei 2026
Movie Review Jakarta
Rumah Produksi Terbaru Has Picture meluncurkan Karya Terbarunya Berjudul Film horor Dosa: Penebusan atau Pengampunan telah merilis Official Poster 2 dan Official trailer .
Film yang diproduksi oleh HAS Picture dan HAS Creative ini menawarkan teror penuh darah. Dibuka dengan drama keluarga antara menantu dan mertua, film Dosa: Penebusan atau Pengampunan lantas menghadirkan nuansa gelap dan misterius yang menggambarkan ketegangan cerita yang akan disajikan.
Film ini diproduseri oleh Reza Aditya dan Irish Bella Sebagai Eksekutif Produser dan disutradarai oleh Sondang Pratama. Untuk Pertama Kalimya Setelah 16 Tahun Berkarya. Irish Bella menduduki Jabatan Sebagai Eksekutif Produser. Ini Merupakan Pencapaian Yang sangat Luar Bisa untuk Irish Bella,mengingat Irish Bella dikenal Sebagai Artis Pemain Film Atau Sinetron. yang sebagian Karyanya merupakan Genre Drama.
Kolaborasi tersebut menghadirkan sebuah karya bergenre thriller dengan sentuhan horor psikologis yang kuat dengan Kombinasi Gore ,Slasher Yang Akan Membuat Penonton semakin Penasaran.
Official trailer ini dibuka dengan drama yang sangat familiar di masyarakat, antara mertua dan menantu. Karena secara psikologis konflik itu mudah dipahami penonton,” ujar Sondang Pratama Saat Ditemui di Sesi Pres Confrence Film Dosa Pengampunan Atau Penebusan Epicentrum Walk Kuningan Jakarta Selatan.
yang sangat familiar di masyarakat, antara mertua dan menantu. Karena secara psikologis konflik itu mudah dipahami penonton,” ujar Sondang Pratama Saat Ditemui di Sesi Pres Confrence Film Dosa Pengampunan Atau Penebusan Epicentrum Walk Kuningan Jakarta Selatan.
Kehadiran jajaran aktor berbakat seperti Ratu Sofya, Irsyadillah, Revaldo Fifaldi Surya Permana, Jennifer Eve, hingga aktris senior Dominique Sanda semakin memperkuat bobot dramatis dari film yang diproduseri oleh Reza Aditya ini. Irish Bella, yang bertindak sebagai Produser Eksekutif HAS Production, menekankan bahwa film ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan sebuah media refleksi diri bagi setiap orang yang menontonnya di layar lebar nanti. “Saya berharap Dosa bisa membawa penonton merenungi dosa apa yang dilakukan dan apa yang dilakukan dan bagaimana dampaknya. Karena setiap manusia tidak bisa luput dari dosa,” ungkap Irish Bella mengenai pesan moral yang tersirat di balik setiap adegan brutal tersebut. Sutradara Sondang Pratama mengungkapkan bahwa pemilihan narasi pembuka yang berfokus pada konflik domestik.
Kehadiran jajaran aktor berbakat seperti Ratu Sofya, Irsyadillah, Revaldo Fifaldi Surya Permana, Jennifer Eve, hingga aktris senior Dominique Sanda semakin memperkuat bobot dramatis dari film yang diproduseri oleh Reza Aditya ini. Irish Bella, yang bertindak sebagai Produser Eksekutif HAS Production, menekankan bahwa film ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan sebuah media refleksi diri bagi setiap orang yang menontonnya di layar lebar nanti. “Saya berharap Dosa bisa membawa penonton merenungi dosa apa yang dilakukan dan apa yang dilakukan dan bagaimana dampaknya. Karena setiap manusia tidak bisa luput dari dosa,” ungkap Irish Bella mengenai pesan moral yang tersirat di balik setiap adegan brutal tersebut.
Sutradara Sondang Pratama mengungkapkan bahwa pemilihan narasi pembuka yang berfokus pada konflik domestik merupakan strategi sengaja untuk membangun keterikatan emosional sebelumSuryaPermana, Jennifer Eve, hingga Dominique Sanda memberikan Penampilan Terbaik Mereka di Film Dosa akting terbaik dalam film ini Dosa: Penebusan atau Pengampunan.menekankan bahwa film ini bukan sekadar hiburan visual, melainkan sebuah media refleksi diri bagi setiap orang yang menontonnya di layar lebar nanti. “Saya berharap Dosa bisa membawa penonton merenungi dosa apa yang dilakukan dan bagaimana dampaknya. Karena setiap manusia tidak bisa luput dari dosa,” ungkap Irish Bella mengenai pesan moral yang tersirat di balik setiap adegan brutal tersebut. Sutradara Sondang Pratama mengungkapkan bahwa pemilihan narasi pembuka yang berfokus pada konflik domestik merupakan strategi sengaja untuk membangun keterikatan emosional sebelum penonton dihempaskan ke dalam horor yang lebih dalam. Melalui pendekatan ini, film tersebut berusaha membedakan membedakan dirinya dari genre serupa dengan mengedepankan
Film ini berkisah tentang pasangan suami istri, Bima dan Ersya, yang memutuskan bepergian ke luar kota meski telah diperingatkan oleh ibu Bima, Nungki, yang merasa firasat buruk akan terjadi. Demi melancarkan rencana perjalanan, Ersya bahkan memberikan obat tidur kepada sang mertua.
engisahkan Bima (Riza Irsyadillah) dan istrinya, Ersya (Ratu Sofya), yang nekat berangkat ke luar kota meski sang ibu, Nungki (Dominique Sanda), telah melarang karena memiliki firasat buruk.
Ersya bahkan tega mencekoki Nungki dengan obat tidur.
Petaka kemudian datang saat mobil yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di kawasan perbukitan ,
setelah berpapasan dengan truk yang dikendarai Nanang, sopir ugal-ugalan.
Dalam kondisi terluka dan terjebak di tengah situasi genting, keduanya memilih menginap di sebuah hotel tua yang tampak misterius.
Hotel itu dijaga Sheren, resepsionis berwajah dingin yang justru mengantar mereka pada rangkaian kejadian mengerikan. Bima dan Ersya mulai diteror penampakan misterius, pesan-pesan ganjil, hingga rahasia masa lalu yang perlahan terbongkar.
Kengerian semakin menjadi ketika hubungan antara kecelakaan, hotel tua, dan dosa yang pernah mereka lakukan mulai terkuak. Upaya Bima menyelamatkan istrinya berubah menjadi perjalanan penuh mimpi buruk tanpa jalan keluar.
Produser Eksekutif HAS Production, Irish, mengatakan film ini tidak hanya menawarkan ketegangan, tetapi juga pesan moral bagi penonton.
“Saya berharap Dosa bisa membawa penonton merenungi dosa apa yang dilakukan dan bagaimana dampaknya.Karena setiap manusia tidak bisa luput dari dosa,” ucapnya.
Selain cerita yang kuat, proses produksi film ini juga disebut penuh tantangan. Produser Reza Aditya mengungkapkan salah satu adegan paling rumit adalah pembuatan scene kecelakaan dari sudut kamera dalam mobil yang membutuhkan perencanaan teknis sangat detail tanpa mengandalkan CGI secara berlebihan.
Reza mengaku sempat merasa tegang memikirkan biaya dan teknis produksi adegan tersebut. Namun dukungan penuh dari tim kreatif dan executive producer membuat seluruh proses akhirnya dapat berjalan sesuai visi yang diinginkan sutradara.
Sedangkan Menurut , Irish Bella mengaku sangat antusias menjalani debut sebagai executive producer setelah lebih dari 16 tahun dikenal sebagai aktris Pemain Sinetron Atau Film Genre Drama.. Ia menyebut keterlibatannya di balik layar merupakan salah satu Pencapaian Terbesar yang diwujudkan melalui Proyek Film Dosa.
Melalui kombinasi horor psikologis, drama keluarga, pesan reflektif, dan visual penuh teror dari Hotel Samsara, film Dosa diprediksi menjadi salah satu film horor Indonesia yang paling banyak dibicarakan publik ketika resmi tayang di bioskop nanti.
yuni maharti movie review Jakarta email ymaharti845@gmail.com posisi ketua redaksi