Palari Film Meluncurkan karya Terbarunya Berjudul Film Monster Pabrik Rambut ( SLEEP NO MORE) akan Tayang Perdana Di Festival Film Berlinale Jerman Febuari 2026 dan Merupakan Film Panjang Ketiga Edwin Sutradara
Palari Film Meluncurkan karya Terbarunya Berjudul SLEEP NO MORE) Monster Pabrik Rambut) yang akan Tayang Perdana di Festival Film Berlinale Jerman Febuari 2026 dan Merupakan Film Panjang Sutradara Edwin Yang ketiga.
Jakarta,17 Januari 2026
Jakarta_moviereview
Palari Film Meluncurkan karya Terbarunya Berjudul SLEEP NO MORE ( Monster Pabrik Rambut) yang akan tayang Perdana Di Festival Film Berlinale Jerman( Berlinale) Febuari 2026.Diumumkan Oleh Erwin Sang Sutradara.
Partisipasi Film Di Berlin Jerman pada Berlinarl ke _ 76 dalam ajak bertajuk Special Midnight diumumkan setelah Film kesembilan Palari Film Sudah meirlis Official Posters dan Trailer Di Chanel YouTube.
Sangat bersyukur Bisa menampilkan karya Terbaru Saya dan Merupakan Film Panjang Ketiga Saya Di Berlinale kata Ediwn Ketika Ditemui.Di Jakarta pada Hari Sabtu.
Sebelumnya Berlinale Telah mengumunkan Film Panjang Kedua Berjudul " Kebun Binatang Internasional Postcard From The Joo (2012) Berkompetisi di Program Utama ( Main Competition) Berlinale Ke 62 dalam Film Aruna dan Lidahku yang diperankan oleh Dian Sastro Wardoyo pada Tahun (2018)pernah ditayangkan dalam Program Cullinary Cinema.
Film Pendek Edwin ," Trip To The Wound" juga Pernah Tayang di Berlinale pada tahun 2029.
Program Berlinale Special Midnight adalah Merupakan salah satu dari empat Rangkaian Khusus Edisi Khusus Berlinale yang menampilkan karya Lintas Genre Mulai dari Horor, Thriller ,Fiksi Ilmiah Hingga Film Kultus.Program Ini dikenal dengan Pemutaran Larut malam yang menjanjikan Pengalaman Sinema yang menegangkan,Aneh dan penuh Intensitas.
Cuplikan Official Posters Film SLEEP NO MORE ( Monster Pabrik Rambut) yang mengambil judul secara Internasional menampilkan Wajah Suram Para Pekerja Pabrik PT Raga Abadi yang pekerjanya mengalami kelelahan Fisik Ekstrem. Official Teaser membahas Mengenai Insiden Kecelakaan Tragis yang Menimpa Ibu Putri yang diperkirakan oleh Rachel Amanda Aurora. Dan Dicurigai Ini Bukan Pertama Kali kejadian
Pihak Manajemen Pabrik menyebutkan bahwa Insident ini disebabkan karena Kecelakaan Kerja Atau Bunuh Diri.Putri melamar Pekerjaan Di Pabrik PT Raga Abadi dan bertemu dengan Ida (Lutesha) yang menyakini Adanya Kekuatan Supranatural Dibalik Berbagai Kejadian Misterius Tersebut.
Di Tengah Situasi Mencekam.Pihak Pabrik mengumumkan kenaikan Upah lembur sebesar 20 persen.Namun Misteri semakin Berkembang ketika Para Pekerja mengakui Tubuh Mereka Digerakkan oleh Kekuatan yang tak terlihat .Pihak Pabrik kembali Membantah Adanya unsur Supranatural dan Menyatakan hal Tersebut hanya Dampak dari kelelahan dan Kurang Tidur.
Produser Meiske Tarusiam menjelaskan keikutsertaan Film SLEEP NO MORE ( Monster Pabrik Rambut) Ke Berlinale Jerman merupakan langkah Awal untuk memperkenalkan Karya Tersebut ke Audiens Internasional melalui Kategori Festival Film yang menyeleksi dari berbagai negara.
Monster Pabrik Rambut Merupakan Film Produksi bersama Indonesia, Singapura,Jerman dan Perancis degan dukungan pendanaan dari berbagai Lembaga Antara Lain : Singapore Film Commison ,Berlinale World,Cinema Found ,Visions South East ,Aide Aux ,Cirnmas De Mounde ,Dana Indonesiana , kementerian Kebudayaan RI serta LPOP kementerian Keuangan RI.
Skenario Film Ditamgani oleh Edwin,Eka Kurniawan dan Daishi Matsuniaga dengan Distribusi International ditangani oleh Showbox dari Korea Selatan. Dibintangi oleh: Rachel Amanda Aurora, Lutesha, Iqbal Ramdhan,Sal Priyadi seniman Didi Nini Thowok dan Konten Kreator Lukman Hakim.
Yang sangat Menarik dalam cuplikan Official Trailer , Transformasi Iqbal Ramadhan.Penampilanya sangat berbeda dari Film Film sebelumnya yang pernah ia tunjukan dalam berbagai Peran Yang ia Bintangi sebelumnya sangat memberikan kesan yang sangat misterius selaras dengan Nuansa Fantasi Horor misteri Pabrik Rambut Tersebut.
Sutradara Edwin memiliki Rekam Jejak Festival Film Internasional dengan catatan Penghargaan Prestisius Golden Leopard di Festival Film Locardno Pada tahun 2021 Berjudul Dendam , Rindu harus dibayar Tuntas " ( Vegenace Is Mine ,All Others Pays Cash).
Edwin Juga pernah tercatat merah Penghargaan Federasi Kritikus Film International ( FIPRECi) Awards di Fesival Film Internasional Roterdam untuk debut penyutradaraan Film Internasional Panjang Berjudul ' Babi Buta Yang Ingin Terbang("Blind Pig Who Wants To Fly). Dan Predikat Sutradara Terbaik Di Festival Film Indonesia untuk Film Posesif.
Yuni Maharti Media Jakarta_ moviereview imstagram email ymaharti845@gmail.com 087886436534 ketua Redaksi