Jangan Panggil Mama Aku Kafir mengangkat kisah konflik Perbedaan Agama meluncurkan Official Poster dan Official Trailer siap Tayang di Bioskop

Maksima Pictures

Pres Rellese

Jangan Panggil Mama Aku Kafir mengankat kisah Konflik percintaan Beda keyakinan. Mengelar Screning di beberapa Lokasi Jakarta ,dan Bogor siap tayang di Bioskop Indonesia Tanggal 16 Oktober 2025

Jakarta 19 September 2025

Movie Review Jakarta

Industri Perfilman Indonesia kembali menunjukkan kualitasnya .berbagai macam genre siap dihadirkan di layar Bioskop untuk menarik Perhatian Penonton Indonesia.dari Mulai Genre Horor ,dan Drama percintaan dan Drama Keluarga memiliki daya tarik dan masih menjadi Favorit di Masyarakat.

Maxisma Pictures meluncurkan karya Terbarunya Berjudul Jangan Panggil Mama Aku Kafir mengangkat kisah percintaan Beda Keyakinan. Dan Seorang Ibu


Pada tanggal 17 September 2025 Maxisma Pictures bekerjasna dengan Rocket Studio Entertainment meluncurkan Official Poster dan Official Trailer Film Jangan Panggil Mama Aku Kafir.

Dihadiri oleh Rekan Rekan Media.Sutradara serta Jajaran Cast.

Film yang disutradarai oleh Dyan Sunu Prastowo ini mengangkat kisah tentang Janji ,kesetiaan ,Perbedaan Iman atau Keyakinan serta konflik Perwakilan Hak Asuh Anak.

Film Ini sangat Menarik banget dan berbeda dengan Alur cerita Film Drama lainnya.sebelum Launching Official Poster dan Official Trailer diadakan .Maxsima Pictures mengelar kuis Giveway buat penonton yang beruntung. Dan yang terpilih akan menjadi Penonton Pertama yang diadakan di Senayan City Jakarta Pusat Selasa tangal 16 September 2025 Pukul 16.45 . 

Acara Screning pertama mendapatkan Antusias dan sambutan Positif dari Pemenang Giveway.

Banyak dari Mereka yang sangat terharu dan mengeluarkan Airmata karena menyaksikan Kisah Cinta Perbedaan keyakinan Antara Maria dan Papat serta juga konflik Setu tentang Hak Perwalian Anak.

Dibintangi oleh Para Aktor dan  yang kemampuan Akting sangat Luar biasa:

Michele Judith sebagai Maria
Giorgino Abraham sebagai FaFat
Humaira Zahra sebagai Laila
Rury Rudiyanti sebagai Sahabat Maria
Tj Ruth sebagai Ibu Maria
Gilbert Pattiruhu sebagai ayah Maria
Elma Theana sebagai Umi Habibah.
Prastiwi Dwi Arti sebagai Ibu Guru Laila
Kaneisha Yusuf sebagai Asistant Umi Habibah.
Indra Birowo sebagai Pengacara Umi Habibah
Dira Sugandi sebagai Rekan kerja Maria
Ence Bagus






Dilanjutkan dengan Screning di beberapa Lokasi Dimulai dari Bogor ,Jakarta ,Bandung, Tangerang dan Bekasi.

Scening pertama dilakukan di Bogor Trade Mal Sabtu tabgal 20 September 2025. Screning Kedua diadakan dia dua Tempat pusat Grosir Cililitan hari mingu Tanggal 22 September di Metropolitan Mal Bekasi Pukul 16.45 wib. 

Screning Ketiga 28 September BSD plaza Screning ke Empat dilakukan di dua Tempat di Bandung yaitu Citylink Xx1 dan Empire Bandung Indah Plaza



SINOPSIS

Mengisahkan tentang hubungan Percintaan antara FaFat ( Giorgino Abraham) dan Maria ( Michelle Ziudith) yang memiliki Perbedaan Agama.

Maria memeluk Agama Nasrani sedangkan FaFat memeluk Agama Muslim dan mereka bertemu kebetulan dan saling Jatuh Cinta.

Sejak Awal Hubungan Mereka dipenuhi dengan Keraguan serta konflik antara Ibu FaFat yang Ustadzah ( Elma Theana).

Namun Tanpa Ada paksaan Mereka memutuskan untuk Tetap Bersama dan Menikah . Seiring berjalannya waktu Mereka bahagia dan Maria Hamil melahirkan seorang Anak Perempuan cantik bernama Laila( Humaira Zahra).

Meski Perbedaan Iman tidak menjadi penghalang,namun FaFat mengirimkan amanah kepada Maria ,Agar Laila kelak memeluk Dan Belajar Agama Islam.

Namun Takdir tak bisa ditebak.Fafat mengalami Kecelakaan Tragis dan Kehidupan Maria yang Bahagia berubah seketika.  Maria menjadi orang Tua Tunggal bagi Laila.

Konflik semakin memanas ketika Ibuda FaFat Umi Habibah ( Elma Theana) menuntut perwakilan Hak Asuh Anak Hingga berlanjut ke ruang Sidang . Dan di Ruang Sidang ,Puncak Drama Hadir ketika Laila dengan suara lantang bersaksi membela Ibunya dengan mengatakan Jangan Panggil Mama Aku Kafir.

Kisah Film ini terinspirasi dari Kejadian Nyata Perjuangan Seorang Ibu Lintas Iman.Jangan Panngil Mama Kafir adalah Perjalanan Emosional Tentang kasih sayang seorang Ibu yang Berbeda Keyakinan.kata Dyan Sunu Prastowo Sutradara dalam sesi Jumpa Pers DiJakarta Rabu Tanggal 17 September 2025.

Bagi Michele Judith memerankann Karakter Maria  sebagai Seorang Ibu menjadi Tantangan Terbesar sepanjang Kariernya.

Bukan mengenai Cinta perbedaan Agan. Akan tetapi tanggung Jawab sebagai Ibu Tunggal

Tantangan Terbesarku adalah menajdi Ibu tunggal yang harus Tegar demi anaknya.

Menurut Michele Judith Pesan dari Film ini sekedar Kisah Cinta. Seorang Ibu harus mencintai dirinya sendiri Terlebih Dahulu Agar kasih sayang anak semakin Bermakna . Dan Michele juga banyak belajar dari Karakter Maria.

Sedangkan Menurut Giorgino Abraham sebagai FaFat Menilai Tokoh yang dia Mainkan Tetap Penting.walaupun Kehadirannya Tidak Banyak Muncul tetapi justru menjadi Pengantar Cerita.

Yang Membuatku Tertarik adalah Bagaimana Menunjukan kisah cinta tanpa Paksaan serta Menghargai Perbedaan dengan Toleransi Yang sangat Tinggi.

Menurut Elma Theana sebagai Umi Habibah,karakter Umi Habibah yang dia perankan adalah cerminan di dunia nyata .mungkin keras tetapi niatnya melindungi.

Jangan Panggil Mama Aku Kafir juga menjadi Bagian dari Ulang Tahun Maksima Pictures yang ke 21 tahun.

Maxisma Pictures terus berkomitmen untuk menghadirkan Film yang tak hanya menghibur tetapi juga memberikan Ruang Refleksi bagi Penonton mengenai arti sebuah Keluarga dan Perbedaan Keyakinan.










SINOPSIS




 


Popular posts from this blog

Pres Relese REGGO NYOWO kisah nyata yang diangkat dri Thread Jeropoint yang sangat mencekam. siap Rilis Dibioskop

First Look Film Yakin Nikah Resmi Diliris.Romansa ,Komedi dan Dinamika Keluarga dalam Perjalanan mencari Jati Diri

Film SUZANA SANTET Dosa Diatas Dosa Rilis Official Teaser Trailer 2 di JAFF market 2025 Luna Maya dan Reza Rahardian tampil Bersamaan